Menumbuhkembangkan Ide Dalam Menulis
Pertemuan ke-1
Kelas BM PGRI Gelombang 25
Narasumber: Wijaya Kusumah, M.Pd (Om Jay)
Bismillahirrohmaanirrohiim... Pada postingan pertama ini mohon izin saya memerkenalkan diri ya Sobat sekalian.. Nama lengkap saya Kuncoro Galih Pambayun, S.IP, M.Si, kelahiran Cilacap tahun 1991. Menjadi salah satu putra daerah terbaik Provinsi Lampung untuk dididik di Lembah Mangayang IPDN Jatinangor lulus tahun 2013. Melanjutkan Program Magister Administrasi Pemerintahan Daerah IPDN lulus tahun 2017. Pernah bekerja sebagai Student Adviser di IPDN Jayapura tahun 2013-2014. Sekarang mengabdi sebagai pegiat literasi/kuncen user education di perpustakaan perguruan tinggi kedinasan favorit tempatnya ditempa dahulu. OmBay, BangBay, MasBay begitulah lingkungan memanggilku. Hampir sama ya seperti nama akrab narasumber pada pertemuan perdana ini, OmBay kalau huruf "B"nya di ganti "J" kan jadinya OmJay yah, hehe…. (mhn izin guyon dikit yah biar nggak kaku dan mudah-mudahan dapat komen juga langsung dari narasumber yang awsome). Biar lebih enak Sobat sekalian bisa memanggil saya dengan panggilan BangBay.
Sebelumnya
perlu BangBay sampaikan awal mula tergabung dalam BM Gel 25 PGRI. Bulan April
2022, setelah menyelesaikan buku antologi Mutiara Dibalik Korona, Bu Kanjeng
membagikan link untuk join grup kelas menulis. Ketika itu secara tiba-tiba langsung
ditodong oleh admin (Mas Brian) bahwa untuk mengikuti kegiatan BM PGRI disyaratkan
untuk memiliki akun Blogger. Mungkin ini yang dinamakan gayung yang bersambut,
sudah lama BangBay bermimpi menjadi Blogger dan penulis profesional ceritanya, tapi belum dapat pemicu seperti grup
BM PGRI yang luar biasa ini. Mungkin ini jalan yang Allah SWT takdirkan, BangBay dipertemukan dengan komunitas yang tepat sebagai motivasi terbesar untuk
menjadi blogger sekaligus mengawali sebagai penulis buku solo.
Sangat
masuk akal, para penulis hebat yang menjadi mentor di komunitas ini ternyata juga bermula dari menulis blog
secara sederhana dan kontinyu (para penggagas beserta alumni BM Gel 1-24).
Keren, sebagian besar
mentransformasikan blognya
menjadi sebuah buku solo. Bahkan tidak
sedikit yang dinyatakan dalam opening ceremony kelas menulis ini, maupun yang
menyatakan secara pribadi dalam diskusi grup bahwa buku tersebut merupakan buku
solo pertama sebagai jalan pembuka buku-buku solo selanjutnya.
Pada
pertemuan pertama yang singkat ini menyadarkan BangBay terkait apa yang telah
disampaikan oleh narasumber tidak ada salahnya juga, bahwa “Blog adalah
tempatnya berlatih menulis dan menemukan ide untuk menulis”. Blog merupakan
salah satu alternatif penting untuk membiasakan menuliskan ide-ide, informasi,
ataupun pengetahuan baru atas apa yang dialami dan dirasakan yang masih
melayang-layang di kepala yang dapat lenyap begitu saja jika kita tidak
mengikatnya dalam sebuah tulisan. Kumpulan pada Blog tersebut selanjutnya
disusun secara sistematis dan tematis yang selanjutnya dibukukan.
"Ide
Menulis Bagi Guru" menjadi tema pertama yang BangBay ikuti pada kelas BM PGRI.
Sebagai seorang yang berprofesi diluar dari guru, maka BangBay menyesuaikan dengan
memberikan judul yang lebih umum yakni “Menumbuhkembangkan Ide Dalam Menulis”.
Materi ini menjadi sangat penting karena menulis karya apa saja pasti memerlukan
ide, dan ide tersebut harus senantiasa ditumbuhkembangkan agar tulisan semakin
bermakna, mengalir, dan outputnya menjadi sebuah tulisan. Terkadang kita para
penulis (bidang apa saja baik pemula maupun profesional) masing mengalami
kebingungan mau menulis apa, tidak memiliki ide, dan sebagainya. Berdasarkan
pengalaman dan observasi sederhana bahwa penulis menemukan dua kendala utama
dalam menentukan ide. Yang pertama, Kita terlalu banyak kemauan, kita terlalu
banyak ide, terlalu banyak kejadian yang semuanya sangat menarik dan memiliki
potensi untuk ditulis. Kedua, kita mungkin merasa tidak memiliki ide sama
sekali atau blank begitu saja. Baik kendala pertama maupun kedua pada dasarnya
sama saja karena kebanyakan ide itulah sama halnya tanpa ide sama sekali. Om
Jay mencotohkan bahwa Ide dapat diperoleh darimana saja dan fokus dari yang
paling mudah saja, misalnya saja dari kegiatan sehari-hari yang kita lakukan
yang kemudian di potret atau di rekam menjadi dokumentasi foto atau video yang
selanjutnya ide dapat dikembangkan dan dituangkan ke dalam sebuah tulisan.
Menulis
juga akan sangat mudah jika materinya merupakan perihal yang telah ataupun sedang
kita kerjakan, misalnya saja keseharian pekerjaan kita. Selanjutnya kita dapat
menulis tentang fakta ataupun kejadian yang kita lihat disekeliling kita
misalnya diperjalanan, di lokasi objek wisata, di sekolah, dikantor, dan lain
sebagainya. Ide juga dapat muncul dari perasaan yang muncul setelah kita
melihat atau mengalami hal tersebut. Lebih dalam kita akan menumbuh-kembangkan
ide jika merenungkan kejadian/pegalaman/perasaan di masa lampau bahkan prediksi
kita untuk masa yang akan datang bahkan idenya bisa dari khayalan dan lamunan
kita. Jadi menulis tidak harus dengan materi kenyataan tapi ide apa saja dan
perlu kemauan untuk menuangkannya kedalam bentuk tulisan.
Bagi
kita yang gemar membaca, maka ide menulis merupakan pengetahuan yang terrekam
dalam pikiran kita alias ide dikembangkan berdasarkan opini yang muncul sebagai
respon terhadap pengetahuan-pengetahuan baru yang terserap dari bahan bacaan. Ide,
gagasan, opini, tanggapan, sanggahan dan lain sebagainya yang muncul atas
sebuah kejadian, pengalaman, perasaan, penglihatan dan lain sebagainya akan
hilang begitu saja jika hanya dibiarkan tergantung pada ingatan karena
keterbatasan kita sebagai manusia biasa dalam menyimpan memori pada otak kita.
Berbeda ketika memori itu selanjutnya dituangkan dalam bentuk tulisan.
Menulis
sejatinya tidaklah sulit, menulis cukup dilakukan dengan menuangkan
ide/gagasan/opini ke dalam sebuah tulisan. Kesulitan dari menulis sejatinya
adalah memulai. Bahkan ide akan muncul
pada saat kita menulis. Ide yang sederhana akan bertumbuhkembang pada
saat kita menulis dan terus menulis. Pengalaman Om Jay sebagai Narasumber
adalah memaksakan diri setiap hari untuk menulis apa saja baik kisah nyata
maupun cerita fiksi. Beliau memulai menulis diblog sebagai tools ajaib yang
membantunya merekam seluruh ide di kepalanya. Dari paksaan lama kelamaan
menjadi kebiasaan lama-lama menjadi hobby atau hebit.
Sebagai penutup dalam postingan ini “Menumbuhkembangkan Ide Dalam Menulis”, BangBay ingin mengajak Sobat semua terutama yang ingin menulis “Yakinlah masing-masing dari kita merupakan bank ide yang unik. Masing-masing kita diciptakan unik oleh Allah Subhanahu Wataala. Masing-masing dari kita mengalami banyak hal dari keseharian dan pengalaman kita yang unik dan menarik. Mulailah menulis dengan dari keseharian kita, jangan takut ide kita tidak menarik, biasa-biasa saja. Karena sejatinya sesuatu yang mungkin dianggap biasa oleh kita, mungkin itu tidak biasa menurut orang lain.”
Salam Literasi...!
Ditulis di Bandung, 18 Mei 2022
Pambayun, KG
#SuksesMenulisBukuUntukPemula

Posting Komentar untuk "Menumbuhkembangkan Ide Dalam Menulis "