Rahasia Mudah Menulis dan Menerbitkan Buku
Pertemuan Ke-3 BM PGRI Gel 25
Narasumber: Rita Wati, S.Kom
Pada
pertemuan BM PGRI yang ke-3 ini BangBay dapat mengenal lebih dalam dan belajar
langsung dengan narasumber yang luar biasa, seorang wanita karir yang memiliki
hobi ngulik tools teknologi pembelajaran
terbaru, kebiasaan yang mungkin masih jarang dilakukan oleh kaum hawa terutama
ibu-ibu yang juga memiliki kesibukan mengurus keluarga. Melihat biodata beliau,
bisa ditebak beliau juga sama seperti kita semua disini seorang pendatang baru
bidang kepenulisan terutama menulis buku ya. Yang membedakan beliau dengan kita
semua yakni selama kurun waktu yang cukup singkat mampu menerbitkan 4 buku solo
dan 9 buku antologi, sementara kita mungkin masih berngan-angan untuk
melakukannya. Beliau malang melintang di dunia Blogger hingga menjadi peserta terbaik Blog tingkat nasional pada tahun 2021 dan bisa duet menulis bersama Prof. Richardus Eko Indrajit serta menjadi
guru inspiratif di tahun yang sama, tentunya juga ditambah dengan sederet
prestasi lainnya yang tidak sempat BangBay sebutkan satu per satu. Uniknya
beliau juga bercerita bahwa prestasi yang diraihnya di tingkat nasional berkat
mengenal kelas BM PGRI yang juga sedang BangBay ikuti. Semoga BangBay juga bisa
mengikuti bahkan bisa melampaui beliau, Aamiin.
Prestasi
narasumber yang melejit dapat dijadikan inspirasi bagi kita semua ya Sobat,
meskipun belum lama mendalami bidang kepenulisan akan tetapi beliau bisa sukses,
setiap saat belajar terus menerus serta mau berbagi terkhusus untuk BangBay, para
peserta BM PGRI 25 dan tentunya ilmu ini akan BangBay bagikan lagi untuk Sobat BangBay
yang juga tidak kalah luar biasa. Tak lupa motivasi beliau juga mengingatkan
kita semua agar jangan pernah merasa terlambat untuk menulis, karena membaca maupun
menulis itu membuat hidup dan pikiran kita lebih sehat lho Sobat. Sama halnya
seperti slogan Duta Baca Indonesia tahun 2022 yakni “Membaca Sehat, Menulis
Hebat”.
BangBay
juga perlu menyampaikan pengalaman narasumber pelatihannya BangBay pada saat menjadi
penulis pemula yang sebenarnya juga sedang BangBay rasakan, hehe. Yang dirasakan pasti tidak jauh berbeda dengan
Sobat yang sementara ini sedang memulai menulis. Tidak PeDe atau tidak percaya diri jadi penyakit utama penulis pemula nih,
efeknya yakni jadi merasa takut salah nulis, tulisannya kurang berkualitas,
jelek, tidak layak baca, takut dikritik atau dihujat pembaca, minder dan lain
sebagainya sehingga akhirnya yang ada tinggal rasa keragu-raguan untuk menulis dan
tidak jadi menulis. Kembali lagi perlu BangBay sampaikan bahwa kita dapat
menulis dengan materi yang ringan, Sobat bisa menuliskan apa saja yang dilihat
dan dirasakan serta yakinlah apa yang sobat alami itu jika dituliskan
kemungkinan adalah hal luar biasa dan sangat bermanfaat bagi orang lain.
Sulit
memperoleh ide, mau menulis tema apa, sulit merangkai kata-kata atau
mengembangkan ide, dan bingung mau memulai dari mana menjadi kendala
selanjutnya yang juga pasti dirasakan oleh Sobat sekalian, terkait kendala ini
Sobat bisa membaca postingan BangBay di blog hasil dari pertemuan ke-1
pelatihan BM PGRI disini. Tentunya masih banyak lagi kendala lainnya setelahnya ya
yang suka tidak suka akan Sobat alami nanti akan BangBay bahas dilain
kesempatan.
Kembali
ke beberapa kendala awal bagi penulis pemula tersebut yang perlu diatasi segera
ya Sobat. Terus bagaimana solusinya,
tentunya solusi paling mujarab yakni sobat harus senantiasa berada pada circle yang tepat, lingkungan Sobat harus
mendukung untuk menulis, salah satunya Sobat perlu bergabung ke grup-grup
menulis yang notabene mereka sevisi dengan Sobat. Berusaha untuk lebih aktif, saling
berbagi, menginspirasi, memberi masukan, yang insyalh semua ide tulisan Sobat akan
lebih dihargai, dibaca dan dikomentari ketimbang sharing kepada orang yang berbeda visi. Dari sanalah perasaan tidak
percaya diri akan mulai memudar karena melihat keaktifan dan kemauan yang kuat
dari peserta lain dari berbagai profesi dan latar belakang.
Agar
Sobat menemukan ide, Sobat perlu banyak membaca. Tidak harus membaca buku ya Sobat
apalagi yang berkaitan dengan materi kuliah dan buku-buku eksak, karena BangBay
pernah juga mengalami betapa beratnya membaca buku perkuliahan, hehe. Sobat sekalian
bisa membaca kejadian, melihat fakta sosial, melakukan perjalanan ke tempat wisata
atau istilah anak zaman sekarang itu healing,
ataupun mengalami suatu peristiwa yang bahagia atau sedih kemudian dituangkan
kedalam tulisan maka Sobat BangBay sudah berlatih menjadi seorang penulis. Jika
Sobat sudah terbiasa menulis tulisan tersebut selanjutnya bisa diarahkan
kedalam bentuk novel, cerpen, hikayat, puisi, panduan dan lain sebagainya
sesuai dengan minat Sobat sekalian. Jadi prinsipnya Sobat harus berani menerima
tantangan ini, mulailah menulis dan menyelesaikannya hingga menghasilkan sebuah
karya.
Baik..
materi yang BangBay dapatkan dalam pertemuan ke-3 ini yakni bertajuk “Rahasia
Menulis dan Menerbitkan Buku Hingga Berprestasi”. Sekilas jika dilihat dari
judulnya Sobat sekalian sudah mengetahuinya hanya saja mungkin belum memiliki
kesempatan untuk melakukan, ataupun masih ragu-ragu untuk melakukannya.
Seperti yang dipertanyakan Narasumber dari pertemuan BM ke-3 ini, BangBay juga mau tanyakan
juga kepada Sobat sekalian nih, kira-kira value
atau output atau tujuan atau
cita-cita atau motivasi terbesar apa yang ingin Sobat dapatkan pada saat
mencari informasi terkait bagaimana caranya atau rahasianya untuk menulis buku?
BangBay bantu jawab ya… pasti sama nih dengan BangBay kalau value atau output atau tujuan atau cita-cita atau motivasi Sobat ingin bisa
menulis hingga menerbitkan buku ya sehingga terpampang nama Sobat di cover buku tersebut, syukur-syukur bisa
dipajang di toko-toko buku beken misalnya saja di Gramedia. Bismillah… kita
amiinkan bersama-sama ya semoga tujuan dan cita-cita Sobat dan BangBay sekalian
bisa segera terkabul. Pertanyaan selanjutnya apa yang harus Sobat sekalian
lakukan untuk mewujudkan tujuan tersebut?
jawabannya pun sudah sangat jelas ya, agar bisa menulis dan menrbitkan
buku solo maka Sobat harus memulai untuk menulis apa saja yang Sobat lihat,
yang sobat rasakan sekarang ini, ataupun menulis berkaitan dengan skill yang paling kuasai atau yang Sobat
BabgBay senangi. Selanjutnya fokus untuk berlatih, mencoba dan terus mencoba.
Tingkatkan skill menulis Sobat BangBay sekalian dengan menulis setiap hari
hingga menulis jadi hebit Sobat.
Baik… Secara teori Sobat BangBay sudah mengetahuinya ya.. Yuk sekarang tinggal di eksekusi saja. Pertanyaan selanjutnya, Bagaimana cara mengeksekusinya? Dengan menulis, menulis, dan terus menulis terkhusus bagi BangBay pribadi semoga bisa menyelesaikan kelas BM ini yang insyaallah akan diselesaikan dalam waktu 20 pertemuan atau sekitar 1 bulan kedepan, mudah-mudahan BangBay memperoleh banyak perubahan dan kejutan luar biasa yang pastinya ilmu yang didapat juga akan BangBay bagikan selalu melalui blog ini. Aamiin ya Rob.
Agar lebih runtut, BangBay perlu mengurutkan beberapa langkah teknis yang perlu Sobat selesaikan untuk menulis dan menerbitkan buku sesuai dengan apa yang diperoleh dalam pelatihan antara lain sebagai berikut:
1. Sobat tentukan dulu apa tujuan atau motivasi dalam menulis, apa hanya sekedar ingin belajar, hobi menulis, karena keterpaksaan salah satu persyaratan naik pangkat atau sebagai syarat kelulusan, atau bisa jadi karena ingin memperoleh tambahan penghasilan. Semua motivasi tersebut semuanya baik dan tidak ada salahnya.
2. Mulailah menulis apa saja yang ada di dalam pikiran Sobat, misalnya tentang lingkungan sekitar, tentang pekerjaan, tentang hobi, tentang binatang kesayangan, dan lain sebagainya semua hal-hal yang Sobat senangi atau kuasai.
3. Tuangkan semua ide yang ada di benak Sobat sekalian sampai tuntas hingga tulisan selesai, baru setelah itu Sobat pikirkan untuk memperbaiki kesalahan tanda baca, typo, pemilihan kata, dan lain sebagainya.
4. Berlatih menulis secara bertahap dimulai dari 100 kata per hari kemudian ditingkatkan perlahan menjadi 150 kata per hari, ditingkatkan lagi menulis pentigraf (menulis tiga paragraf) hingga pada akhirnya Sobat bisa menulis 1000 kata per hari.
5. Luangkan waktu senggang setiap harinya dan terus menulis setiap hari. Sobat bisa memanfaatkan medi Blogger.com seperti yang BangBay lakukan untuk berlatih menulis sehari-hari.
6. Setelah semua terbiasa mulai tingkatkan dengan membuat peta konsep atau Table of Content jika tulisan yang Sobat buat akan dijadikan sebuah buku.
7. Mulailah bergabung untuk menulis Buku Antologi. Secara sederhana BangBay mengartikan Buku Antologi itu sebagai buku tematik yang bisa dikerjakan secara keroyokan bahkan hingga berjumlah belasan bahkan puluhan Author, dimana masing-masing author menulis beberapa halaman terkait pengalaman sesuai dengan tema yang diangkat. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan kepercayaan diri Sobat menjadi seorang penulis.
Nah
jika 7 poin di atas telah Sobat kerjakan, tidak perlu menunggu lama lagi Sobat
akan lebih cepat untuk menerbitkan buku solo dan menjadi seorang penulis. BangBay
sendiri telah merampungkan 4 naskah buku antologi yang pertama dengan judul
chapter “Digilib Praja: Segelintir Berkah Pandemi Covid-19 bagi Sivitas Akademika
IPDN” dalam buku berjudul “Mutiara di Balik Korona”, selanjutnya chapter berjudul “Praktik Adaptasi
Perpustakaan IPDN di Masa Pandemi Covid-19” pada buku “Perpustakaan Terus
Berpoles: Tantangan dan Inovasi Perpustakaan di Masa Pandemi”, chapter “Sang
Pembuka Jalan Literasi Nusantara pada buku “Kartini 3 Dimensi” dan terakhir chapter
“Perpustakaan Digital Sebagai Media Pembelajaran Seluler” pada buku “Antologi
Media Pembelajar”.
Yuk
kita sama-sama berjuang untuk menulis buku solo atau menulis buku dengan
beberapa penulis dimana memiliki tingkat kesulitan di atas buku antologi.
Alhamdulillah sementara ini BangBay juga sedang merampungkan buku berjudul “Transformasi
Perpustakaan: Rekomendasi Layanan Perpustakaan di Masa Normal Baru Covid-19”,
termasuk tulisan dalam blog akan disusun menjadi sebuah buku, semoga lekas diselesaikan
dan diterbitkan. Sobat juga lekas menyelesaikan karyanya dan menerbitakan buku
menjadi penulis solo.
Nah
selanjutnya untuk meraih prestasi, Sobat hanya perlu memberanikan diri saja
untuk ikut serta dalam kompetisi menulis, seperti lomba blog, essay, cerpen dan
lain-lain. Jika awal mulanya kalah Sobat tidak perlu menyerah karena banyak
pembelajaran yang akan Sobat peroleh jika memperhatikan tulisan para pemenang
lomba. Agar tulisan semakin ciamik,
Sobat harus memperhatikan kaidah-kaidah dasar penulisan seperti yang
disampaikan oleh narasumber pelatihan antara lain:
a. Penggunaan
huruf besar dan kecil yang tidak tepat yang biasanya terjadi karena terburu-buru
dalam mengetik.
b. Paragraf
yang terlalu panjang. Usahakan dalam
satu paragraf tidak melebihi 10 kalimat, terlebih jika menulis di blog usahakan
cukup 5-7 baris saja.
c. Kesalahan
dalam penggunaan tanda baca seperti titik, koma, titik dua, setrip, tanda petik
dan sebagainya.
d. Penggunaan
kata baku. Sobat bisa memasang aplikasi KBBI V atau bisa memanfaatkan KBBI
secara daring pada laman https://kbbi.kemdikbud.go.id/
e. Hilangkan
kata-kata yang tidak efektif pada tulisan Sobat. Sobat bisa membaca ulang
berkali-kali agar dapat menemukannya.
f. Penggunaan
istilah asing yang sering keliru. Sobat perlu mencari referensi yang benar
sehingga tulisan Sobat lebih baik dan semakin berkualitas.
g. Penggunaan
kata depan di yang sering keliru dipisah atau disambung, dan sebagainya.
Pada
saat Sobat Bangbay sedang menulis kesalahan dasar itu tidak perlu terlalu difikirkan ya.. Sobat bisa fokus menuangkan
semua ide dan gagasan sampai selesai, setelah itu baru dibaca ulang, lakukan
pengeditan setelahnya, jika diperlukan meminta masukan rekan sejawat untuk dilakukan
proofread. Jika Sobat tidak sempat jangan khawatir karena masih ada editor yang
akan mereview secara keseluruhan. Sobat cukup meminimalisir kesalahan dasar tersebut.
Sebagai
penutup pada postingan ini, ada beberapa tips menulis yang ditanyakan peserta
pelatihan antara lain:
Tips
menulis traveling: jika Sobat menulis
terkait traveling, Sobat perlu
mencatat poin-poin yang menarik selama perjalanan dilengkapi dengan dokumentasi
foto atau video sebagai pengingat.
Tips
Menuangkan ide Menulis yang efektif: Sobat semua memiliki kebiasaan yang
berbeda-beda, jika kita hanya mencatat poin-poin penting di buku pada saat ide
itu keluar tidak masalah. Jika menulis tuntas dulu di buku kemudian baru diketik
di PC maka tidak efektif dan akan menghabiskan banyak waktu. Mulai saat ini Sobat
perlu membiasakan menuangkan ide langsung di depan PC sambil blog walking atau searching serta jangan menunda-nunda jika ide datang langsung
dituangkan bisa dalam poin-poin penting atau dituntaskan langsung menjadi
sebuah tulisan.
Tips
untuk terus menerus menulis: Sobat perlu melakukan blog walking atau melihat apa saja misalnya status teman, kejadian
di jalan, di rumah, di tempat kerja, jika Sobat perhatikan atau renungkan pasti
ada ide untuk dituangkan dalam tulisan. Poin pentingnya adalah kita harus
membiasakan diri untuk menulis setiap hari tentang apa saja. Seperti quoate OmJay yang spektakuler dan sudah banyak
yang membuktikan “Menulislah Setiap Hari
dan Buktikan Apa Yang Terjadi”.
Salam..Berbagi Giatkan Literasi..!
Ditulis di Bandung, 24 Mei 2022
Pambayun, KG
#SuksesMenulisBukuUntukPemula

Posting Komentar untuk "Rahasia Mudah Menulis dan Menerbitkan Buku"